HEBOH !! Desa Gokil ini ada Di Tiongkok, Dari Jagoan Kungfu Sampai Hobi Aneh

HEBOH !! Desa Gokil ini ada Di Tiongkok, Dari Jagoan Kungfu Sampai Hobi Aneh

Apa yang kamu bayangkan kalau mendengar kata Tiongkok? Perekonomian yang semakin maju? Kemampuan untuk memalsukan berbagai macam produk? Bela diri yang terkenal? Ya semua itu emang ada di Tiongkok. Tapi, Tiongkok itu kan luas banget. Di bagian desa dan dusunnya, ternyata tersimpan gaya hidup masyarakat yang gak kalah gokil dengan yang ada di kota.


Kamu kudu hati-hati dan jaga sikap kalau berkunjung ke desa ini. Desa yang bernama Ganxi Dong ini punya kebiasaan yang gokil banget. Hampir semua penduduk di sini jago banget dengan ilmu beladiri Kung Fu. Kamu bayangin aja satu desa isinya master kung fu semua. Siapa yang berani ngemaling di desa ini? Bisa bonyok dah tuh.

Desa yang penduduknya jago kungfu semua


Belum ada alasan yang pasti kenapa semua penduduk di sini pada doyan belajar kung fu sampai menjadi master. Tapi, katanya sih orang-orang di desa ini dulu sering diganggu sama hewan buas dan penduduk desa tetangga yang jahat. Karena kesabaran mereka udah abis, mereka akhirnya memanggil dua orang ahli kung fu untuk mengajar di desa. Sekarang, hasilnya udah terlihat. Mulai dari bocah sampai kakek-nenek, semuanya jago kung fu.

Desa penghasil ular terbanyak


Kalau kamu punya phobia atau geli dengan ular, jangan berkunjung ke desa ini deh. Penduduk desa Zisiqiao ini rata-rata semuanya adalah peternak ular. Gak tanggung-tanggung, dalam setahun desa ini bisa menghasilkan hampir 3 juta ekor ular. Bayangin aja tuh kalau semua ular itu berkeliaran di jalanan. Bisa mati berdiri tuh kamu.

Bagi orang Tionghoa, ular emang dianggap hewan yang cukup penting dan sangat diminati. Ular dipercaya punya banyak efek untuk pengobatan dan dagingnya dijadikan masakan. Dari hasil berjualan ular-ular ini, penduduk desa yang awalnya miskin, sekarang jadi salah satu desa yang makmur di Tiongkok. Bisnis ini emang menggiurkan, tapi tentu aja resikonya tinggi. Kamu harus siap-siap dipagut sama ribuan ular. Anti serum bisa ular juga harus kamu sediakan supaya tetap bernapas.

Desa paling kaya di seluruh Tiongkok


Kamu mungkin punya persepsi kalau kebanyakan orang Tionghoa itu kaya-kaya. Sebenarnya gak semua sih. Tapi, di desa bernama Huaxi ini, kemiskinan adalah hal yang tidak dapat ditolerir. Ini adalah desa yang dianggap paling kaya di seluruh daratan Tiongkok, bahkan mungkin di dunia. Rumah-rumah biasa gak akan kamu temui di sini. Mobil sejuta umat gak akan berkeliaran.

Yang ada adalah vila-vila megah dan mobil-mobil sport keluaran terbaru. Bikin iri banget deh pokoknya. Kalau itu belum cukup gila, di sini banyak banget replika bangunan fenomenal seperti Opera House atau Arc de Triomphe. Kaya banget kan?

Desa yang gampang sekali terbakar


Desa Nanjiawan sekilas gak ada bedanya dengan desa umumnya. Hijau, segar, dan asri, serta banyak ladang dimana-mana. Kayak yang kamu lihat di desa Indonesia deh. Namun, di balik itu, ternyata penduduk desa ini harus siap sedia untuk memadamkan api. Percaya atau tidak, desa ini bisa rata terbakar hanya dengan satu batang korek api aja. Kok bisa?

Ini disebabkan kandungan methana yang banyak banget di desa ini. Gas yang mudah terbakar ini ada di seluruh desa dan bisa menghanguskan desa dengan sedikit percikan api. Bagusnya, penduduk desa ini gak perlu beli kompor, dan gak ada penduduk yang merokok. Ada hikmahnya kan?

Desa yang penduduknya trader saham semua


Di desa Nanliu, kamu gak akan melihat pemandangan warga yang pergi ke ladang atau beternak. Mereka bakal diem di rumah dan menatap monitor. Bukan main game, tapi mereka memperhatikan angka-angka dan grafik saham. Ya, mereka semua adalah trader saham. Semuanya!

Menurut mereka, berbisnis saham lebih menguntungkan dan dan gak bikin capek. Daripada capek-capek mencangkul dan menggembalakan ternak, mereka lebih suka berbisnis saham. Ya, meskipun mereka gak untung mulu sih. Kadang juga rugi dengan jumlah yang bikin jantung copot. Kalau mau belajar saham, kamu bisa nih pergi ke desa ini.


Previous
Next Post »
Thanks for your comment